About us

SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI KAMI


PT. ENSIKLOPEDIA NASIONAL INDONESIA

PROFIL PERUSAHAAN

Ensiklopedia atau enkyklios paideia dalam bahasa Yunani, berati karya universal yang mencakup informasi dan berbagai cabang atau sebuah cabang pengetahuan, yang diuraikan dalam artikel terpisah, berdiri sendiri, komprehensif, objektif, dan tersusun runtut menurut abjad.
Sebuah ensiklopedia yang baik harus mampu menyajikan informasi secara tepat, singkat, dan gamblang sehingga tujuan penyusunan sebuah ensiklopedia dapat tercapai. Ada tiga tujuan utama penyusunan sebuah ensiklopedia, yaitu:

  • 1. Menyajikan berbagai pengetahuan atau informasi penting kepada pembaca
  • 2. Merangkum dalam satu kesatuan sistem
  • 3. Menyajikan sedemikian rupa agar mudah dimengerti.

Karena tuntutan keakuratan yang tinggi, penyusunan sebuah ensiklopedia umum, yaitu ensiklopedia yang mencakup berbagai cabang pengetahuan, tidak mungkin ditangani oleh satu orang saja, melainkan harus melibatkan partisipasi ratusan ahli dari berbagai bidang.

Ensiklopedia sangat bervariasi formatnya, ada yang hanya terdiri atas satu jilid, seperti Columbia Encyclopedia, sampai yang mencapai 240 jilid macam China’s Yu-hai Encyclopedia yang diterbitkan tahun 1938. Isi ensiklopedia pun beragam, ada yang mencakup berbagai bidang pengetahuan, seperti ensiklopedia umum, ada pula yang khusus menguraikan bidang tertentu saja, misalnya tentang agama, hukum, ekonomi, manajemen, politik, matematika, dan sebagainya.

Menurut catatan sejarah, ensiklopedia tertua di dunia ditulis oleh Marcus Porcius Cato (234-149 SM). Ensiklopedia terlengkap yang masih ada hingga kini adalah Naturalis Historia (37 jilid) yang disusun oleh Caius Plinius Secundus (23-79 SM). Ensiklopedia dapat dijadikan tolok ukur kemajuan pengetahuan suatu negara atau bangsa. Di negara maju, kedudukan ensiklopedia sangat penting. Sebagai contoh, Encyclopédie, ou dictionnaire raisonné des sciences, des arts et des métiers, karya Denis Doderot (1713-1784), merupakan ensiklopedia Perancis yang termasyhur. Selain Prancis, Inggris juga memiliki ensiklopedia yang dikenal luas di dunia, yaitu The New Encyclopedia Britanica.

Banyak negara maju yang mempunyai lebih dari satu ensiklopedia, meski jumlah penduduknya relatif kecil. Sebagai contoh, Belanda, negara yang luasnya hanya sepertiga provinsi Jawa Barat dan berpenduduk sekitar empat belas setengah juta jiwa, mempunyai tujuh ensiklopedia. Sementara Amerika Serikat memiliki The World Book Encyclopedia dan Encyclopedia Americana-nya yang tergolong baik di dunia.

Pada 1954, Indonesia telah memiliki sebuah serial ensiklopedia umum, yaitu Ensiklopedi Indonesia (EI). Semula, EI terdiri atas tiga jilid dan 1.600 halaman. Tahun 1981, EI diperluas menjadi tujuh jilid. Bila ditilik dari isinya, EI masih terlalu sedikit mengungkap tentang apa dan bagaimana Indonesia. Pada 1980, sekelompok idealis dari Yogyakarta, diprakarsai oleh Oei Eng Goan, berencana menerbitkan sebuah serial ensiklopedia umum yang lebih meng-Indonesia. Namun, proyek ini gagal di tengah jalan.

Saat ini, kebutuhan masyarakat Indonesia akan informasi dan berbagai hal lain yang erat kaitannya dengan Indonesia secara lebih mendalam dan seimbang, serta pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu dalam bahasa yang mudah dimengerti, yaitu bahasa Indonesia, dirasakan sudah sangat mendesak.

Ensiklopedia yang ada di pasaran saat ini, baik yang berbahasa Indonesia maupun asing, dirasakan masih kurang memenuhi kebutuhan masyarakat. Kekurangan ini terletak pada bobot dan bahasa yang sulit dimengerti akibat penerjemahan ulang kurang sempurna. Padahal, peran ensiklopedia kian lama kian dibutuhkan. Selain sebagai referensi data-data ilmiah yang diakui kebenarannya, ensiklopedia juga memainkan peran penting dalam meningkatkan wawasan pembacanya, yang dengan sendirinya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam menyongsong era globalisasi pada milenium baru.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Dr. B. Setiawan memprakarsai pendirian PT Cipta Adi Pustaka pada 1988. Tujuannya untuk menerbitkan sebuah serial ensiklopedia umum yang baik, lengkap, komprehensif, komunikatif, objektif, dan keabsahan ilmunya dapat dipertanggungjawabkan sehingga dapat dijadikan sumber informasi yang akurat dan mudah dimengerti oleh semua lapisan. Untuk mewujudkan karya besar tersebut maka lebih kurang 400 ilmuwan terbaik Bangsa Indonesia dari berbagai daerah serta perguruan tinggi kerja bahu-membahu menyusun ensiklopedia sesuai dengan keahlian dalam bidangnya masing-masing. Dibutuhkan waktu 4 tahun dan dana sebesar 5 miliar guna meriset, mengumpulkan data, menggali sumber informasi dan tulisan untuk melahirkan sebuah karya besar dari sejumlah ilmuwan terbaik bangsa Indonesia. Karya yang terbit pada 1991 ini diberi judul Ensiklopedi Nasional Indonesia (ENI).

Pada 2004 Ensiklopedi Nasional Indonesia diterbitkan kembali oleh PT Delta Pamungkas yang, pada saat itu, memengang hak cipta ENI. Kini, hak cipta ENI berada di tangan PT Ensiklopedia Nasional Indonesia. PT Ensiklopedia Nasional Indonesia adalah perusahan penerbitan yang berdiri di Jakarta pada 7 April 2008. PT ENI fokus dalam menerbitkan buku-buku referensi berseri dan ensiklopedia dari berbagai bidang ilmu dan tingkat pembaca atau pendidikan.

Produk kami selalu mengedepankan kualitas dari segi materi maupun nilai-nilai atau etika penulisan yang baik. Penting bagi kami untuk mengedepankan nilai-nilai nasionalisme atau kebangsaan, tidak menyinggung SARA tertentu, dan sudah lolos verifikasi beberapa lembaga terkait. Produk terbitan kami selalu berupaya memberikan informasi atau pengetahuan terlengkap, dari asal mula hingga terkini. Dengan dasar-dasar tersebut, kami berharap dapat menghadirkan produk yang memberikan kontribusi positif bagi pembaca dalam memperkaya pengetahuannya.

---- oOo ---

SEJARAH SINGKAT PT. ENSIKLOPEDIA NASIONAL INDONESIA

icon_eniPada 2004 Ensiklopedi Nasional Indonesia diterbitkan kembali oleh PT Delta Pamungkas yang, pada saat itu, memengang hak cipta ENI. Kini, hak cipta ENI berada di tangan PT Ensiklopedia Nasional Indonesia.

PT Ensiklopedia Nasional Indonesia adalah perusahan penerbitan yang berdiri di Jakarta pada 7 April 2008. PT ENI fokus dalam menerbitkan buku-buku referensi berseri dan ensiklopedia dari berbagai bidang ilmu dan tingkat pembaca atau pendidikan.

Produk kami selalu mengedepankan kualitas dari segi materi maupun nilai-nilai atau etika penulisan yang baik. Penting bagi kami untuk mengedepankan nilai-nilai nasionalisme atau kebangsaan, tidak menyinggung SARA tertentu, dan sudah lolos verifikasi beberapa lembaga terkait. Produk terbitan kami selalu berupaya memberikan informasi atau pengetahuan terlengkap, dari asal mula hingga terkini. Dengan dasar-dasar tersebut, kami berharap dapat menghadirkan produk yang memberikan kontribusi positif bagi pembaca dalam memperkaya pengetahuannya.

Pada 1954, Indonesia telah memiliki sebuah serial ensiklopedia umum, yaitu Ensiklopedi Indonesia (EI). Semula, EI terdiri atas tiga jilid dan 1.600 halaman. Tahun 1981, EI diperluas menjadi tujuh jilid. Bila ditilik dari isinya, EI masih terlalu sedikit mengungkap tentang apa dan bagaimana Indonesia. Pada 1980, sekelompok idealis dari Yogyakarta, diprakarsai oleh Oei Eng Goan, berencana menerbitkan sebuah serial ensiklopedia umum yang lebih meng-Indonesia. Namun, proyek ini gagal di tengah jalan

Untuk mewujudkan karya besar tersebut maka lebih kurang 400 ilmuwan terbaik Bangsa Indonesia dari berbagai daerah serta perguruan tinggi kerja bahu-membahu menyusun ensiklopedia sesuai dengan keahlian dalam bidangnya masing-masing. Dibutuhkan waktu 4 tahun dan dana sebesar 5 miliar guna meriset, mengumpulkan data, menggali sumber informasi dan tulisan untuk melahirkan sebuah karya besar dari sejumlah ilmuwan terbaik bangsa Indonesia. Karya yang terbit pada 1991 ini diberi judul Ensiklopedi Nasional Indonesia (ENI).

Pada 2004 Ensiklopedi Nasional Indonesia diterbitkan kembali oleh PT Delta Pamungkas yang, pada saat itu, memengang hak cipta ENI. Kini, hak cipta ENI berada di tangan PT Ensiklopedia Nasional Indonesia. PT Ensiklopedia Nasional Indonesia adalah perusahan penerbitan yang berdiri di Jakarta pada 7 April 2008. PT ENI fokus dalam menerbitkan buku-buku referensi berseri dan ensiklopedia dari berbagai bidang ilmu dan tingkat pembaca atau pendidikan.

Latest Tweets from Us follow us